Langsung ke konten
Karya

Identitas brand

Branding GenBI Gorontalo

Logo visi, tujuh simbol bidang, dan seperangkat template yang memberi sebuah komunitas penerima beasiswa satu identitas yang jelas dan mudah diingat.

Peran
Desainer & Ketua
Durasi
2021
Konteks
GenBI Gorontalo
Stack
  • Branding
  • Logo
  • Iconography
  • Social media
  • Visual system

Brief

Menampilkan GenBI sebagai komunitas dengan visi yang jelas dan target yang terarah, dengan desain yang mudah diingat — langkah awal menuju target 2025, dimulai dari manajemen internal dan kehadiran GenBI Gorontalo di media sosial.

Tantangannya

GenBI Gorontalo mempertemukan penerima beasiswa Bank Indonesia dari tiga komisariat kampus, yang tersusun dalam tujuh departemen. Dengan begitu banyak orang yang membuat postingan, risikonya setiap postingan terlihat seperti berasal dari organisasi yang berbeda. Sebagai ketua saya bisa menentukan arah; sebagai desainer saya harus menjadikannya sesuatu yang benar-benar mau dipakai ulang oleh orang lain.

  1. 01

    Kata-kata lebih dulu

    Sepakati visi 2025 dan nilai-nilainya sebelum menggambar apa pun — identitasnya harus menyampaikan sesuatu yang spesifik.

  2. 02

    Satu logo untuk visi

    Ubah visi menjadi satu emblem yang bisa hadir di setiap postingan sebagai pengingat yang tenang.

  3. 03

    Satu keluarga simbol

    Beri setiap departemen simbolnya sendiri, semuanya dibangun dari lingkaran, goresan, dan warna navy yang sama.

  4. 04

    Template yang membawanya

    Masukkan sistem itu ke dalam template feed dan bagan organisasi, sehingga anggota memakainya tanpa perlu memikirkannya.

Visi dan nilai 2025 dirumuskan sebagai:

Menjadi generasi baru Indonesia terbaik di Sulawesi yang memegang nilai kekeluargaan, saling menjaga, tekad, profesionalisme, dan keaktifan (KESATRIA).

Visi itu menjadi sebuah logo — Patuju Kesatria 2025 — yang diulang di berbagai postingan GenBI Gorontalo sebagai pengingat. Sebuah bentuk tegak yang meruncing diangkat oleh sepasang sayap yang bertumpu pada ombak yang bergulung: satu siluet yang tetap terbaca bahkan seukuran ikon di footer.

Tujuh simbol, satu keluarga

Setiap departemen mendapat simbolnya sendiri. Semuanya berbagi satu konstruksi — sebuah lingkaran (sering kali terbuka), satu ketebalan goresan dengan ujung membulat, dan satu warna navy — sehingga masing-masing langsung dikenali sebagai GenBI, dan bersama-sama terbaca sebagai satu set.

Pengurus Inti

Pengurus Inti

Kemudi kapal: tim inti yang mengarahkan, dan setiap jari-jarinya bertemu di satu pusat.

Dipotong dari lembar simbol aslinya. Pilih sebuah simbol untuk membaca maknanya.

Palet

Warna navy yang pekat membawa simbol dan judul. Merah, hijau, dan kuning hanya muncul sebagai garis tipis di bagian bawah setiap template — cukup berwarna untuk terasa hidup, tapi tidak pernah cukup untuk bersaing dengan kontennya.

Sistemnya saat dipakai

Template feed. Setiap postingan memakai bingkai yang sama: logo mitra di header (Bank Indonesia, GenBI Gorontalo, dan tiga kampus), grid terang untuk konten, dan footer berisi logo visi, akun media sosial, dan garis warna. Siapa pun yang membuat postingan hanya perlu mengisi bagian tengahnya.

Dua pita tetapnya, dari dekat:

Bagan organisasi. Simbol-simbol departemen muncul kembali sebagai watermark besar yang samar di belakang setiap kepala departemen — bagan strukturnya sekaligus menjadi kunci untuk membaca simbol-simbol itu.

Bagan organisasi untuk kepengurusan 2021–2022.
Detail: kemudi Pengurus Inti berada di belakang foto ketua.

Melihat ke belakang

Keputusan terkuatnya adalah menjaga setiap simbol pada konstruksi yang sama — itulah sebabnya tujuh ide yang berbeda tetap terlihat seperti satu organisasi. Jika mengerjakannya lagi, saya akan menuliskan aturannya sebagai pedoman satu halaman (ruang kosong, ukuran minimum, kapan memakai garis warna) agar pengurus berikutnya bisa meneruskan sistem ini tanpa saya.

Chat dengan saya